Kita nggak bisa memilih keluarga dimana kita dilahirkan, tapi teman dan sahabat bisa kita pilih dan pilah. Seringkali, teman menjadi orang yang sangat dekat seperti keluarga, sampai ada istilah “family by choice”.
Ini adalah keluarga baru gue di Belu :-) dari kiri ke kanan
Andre ‘Kolay’ (Koko Alay)
Anak Malang, kuliah di UNAIR 2004, cowok satu-satunya, paling kocak, kaya Mr.Bean. Jago marketing, semua orang disalam dan diajak kenalan + ngobrol, termasuk ibu warteg dan nyonk ojek. Hari pertama si Kolay bagai Tau Ming Tse yg dianter supir dan mobil pribadi, sering anter jemput kita, lama2 jatuh miskin :p ngojek, ngangkot, dan jalan kaki.
Yoan
Anak asli Atambua, kuliah di UKRIDA, Jakarta, 2003. Selalu aktif dengan BB-nya dimanapun dan kapanpun. Punya Papa yang sangat baik, yang mau antar jemput anak-anak ilang di Atambua ini.
Hayuni
Mbak-mbak yg sangat Jawaaa..
Medok dan haluuuus.
UNAIR 2001.
Celetukannya yg “ajaib” suka bikin ketawa.
Mei Ika
Anak USU 2004. Logat Medan masih kental, tapi kami “racuni” dengan bahasa Jawa :-D
Anaknya (terlihat) polos, lucu dan baik hati.
Suryaty (I Lee)
Kakak paling bawel dan lucuuu..
Ibunya anak2, suka mimpin rapat, mengatur ini itu termasuk tempat makan :-) UKRIDA, 2001.
Rena
Satu-satunya dokter gigi. Anak Hang Tuah Surabaya, 2004, medooook abisss :-D Kalo ketawa matanya hilang, paling nggak tahan laper, korban utama kelucuannya Kolay.
Primer
Kakak yg pertama ditemukan, di Depkes dan di Bandara :-D Sekamar di Kupang, satu kos pula di Atambua.
Anak UKI, 2002. Karena sama2 Batak dan tinggal di Jakarta jadi gampang nyambung :-)
Novi
Hang Tuah, Surabaya, 2003.
Teman sekamar di Atambua.
Suka baca komik. Master of baby talk :p Pacarnya ko Tata, kakak kelas gw di UNS.
Amel*
Anak Riau, paling diem. Satu-satunya Terpencil diantara Sangat Terpencil. Jarang ikut ngumpul. Not much to say :p (*Di foto ini nggak ada.)
aLni
Paling kece. Nuff said :p
Design by Simon Fletcher. Powered by Tumblr.
© Copyright 2010